Manusia
adalah makhluk ciptaan Tuhan yang sangat abstrak bila di artikan dengan
kata-kata. Karena manusia adalah makhluk yang memiliki berbagai macam arti
dalam kehidupan alam. Tidak ada yang bisa mengerti alam pikiran seseorang karena
etiap manusia memiliki alam pikirannya masing-masing. Manusia mempunyai
kemampuan berpikir sehingga dapat menciptakan rasa keingin tahuan yang sangat
besar. Tetapi keingin tahuan manusia tidak tetap sepanjang masa.
Manusia
selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi karena manusia memiliki rasa
keingin tahuan yanga tinggi tentang smua hal yang terjadi di dalam kehidupnnya.
Rasa ingin tahu manusia bertujuan untuk memenuhi keinginan alam pikiran manusia
sendiri. Sebelum mnusia mengetahui jawaban yang sebenarnya, manusia hanya bisa
menerka-nerka jawaban atas pertanyaannya. Manusia mempunyai pertanyaan atas
kebutuhan-keutuhan pribadinya sendiri. Seperti kebutuhan akan kehidupan
biologinya. Manusia berpikir atas apa yang akan terjadi dengan generasi yang
akan melanjutkan jejak hidupnya kelak.
Manusia
berpikir tentang dari mana awal mula adanya manusia. Yang diketahui secara
umum bahwa manusia tercipta atas
keturunan dari Adam dan Hawa. Jika manusia tercipta dari Ada dan Hawa makan
seluruh manusia dimuka bumi ini memiliki gen yang sama. Tetapi kenyataannya
tidak demikian. Manusia di bumi ini tercipta dari berbagai gen yang berbeda.
Saat
seorang manusia telah tumbuh menjadi dewasa makan pola pikir tentang
kehidupannya akan semakin berbentuk pola yang lebih dewasa dan rasional. Pola
pikir manusia akan sangat mempengaruhi tempat atau lingkungan dimana dia akan
tinggal dan hidup. Pikiran manusia akan terus berkembang tanpa batas sampai
pada akhirnya berhenti dengan sendirinya saat manusia tersebut dinyatakan
meninggal.
Manusia
meyaksikan tentamg apa yang dilihat oleh inderanya. Manusia selalu berpikir
tentang hal yang selalu ilihatnya adalah sebuah tipuan, dengan kata lain
manusia selalu menginginkan kepastian. Untuk menemukan jawaban yang pasti
manusia menggunakan metode kesangsian untuk mencapai kepatian dan kebenaran
tentang jawaban yang dia inginkan. Akal budi adalah awal mula manusia bertanya
tentang apa yang dia pikirkan.
Karakteristik
pemikiran manusia melalui cara filsafat, yaitu berpikir secara rasio. Adapun
ciri-ciri pemikran melalui filsafat adalah:
ª
Komprehensif: memandang
objek secara totalitas.
ª
Spekulatif:
apa yang di amati atau di telusuri berupa konsep-konsep abstrak.
ª
Radikal:
bertanya sampai ke dasar inti masalah.
ª
Konsisten:
pernyataan- peryataan yang berurutan dan mendasar.
ª
Logis:
kesimpulan yang didapat harus melalui premis-premis yang mendahuluinya.
ª
Sistematis:
menggunakan pendapat-pendapat sebagai wujud dari proses berpikir.
ª
Bebas:
hasil pemikiran yang bebas.
ª
Bertanggung jawab:
berani menanggung semua resiko yang ada dengan segala resiko yang akan terjadi
nantinya.
Kebaikan:
Manusia
dapat berpikir secara positif dan rasonalisasi dalam menangani suatu masalah
yang menjadi pertanyaan dalam hidupnya. Alam pikiran manusia adalah hal yang
abstrak. Pola pikir manusia terus berkembang bersamaan dengan berkembangnya
kehidupan yang ia jalani. Alam pikiran manusia selalu membuat
pertanyaan-pertanyaan yang membuat dirinya terus berpikir dan membuat dirinya
terus berkembang dengan ilmu pengetahuan yang ada.
Keburukkan:
Manusia
selalu berpikiran tentang hal yang menjadi pertanyaan didalam hidupnya. Manusia
berpikiir atasjawaban yang dia buat. Terkadang jawaban yang dia buat ada
benarnya tapi tidak menutup kemungkinan jwaban yang dia temukan adalah jawaban
mendasar yang logis dan penuh bukti atas peruatan dan pertanyaan yang manusia
itu buat.